081-000-111-2 lpm@uinmataram.ac.id

Menindaklanjuti temuan AMI dan hasil survey yang telah dilakukan LPM, UIN Mataram menggelar RTM, Kamis 07 Desember 2023. Menurut ketua LPM Prof. Dr. Winengan, MSI., RTM ini dimaksudkan sebagai wadah untuk mendiskusikan dan merumuskan solusi  berbagai temuan dan hasil survey yang belum sesuai standar mutu yg telah ditetapkan UIN Mataram. Lebih lanjut menurut Prof. Dr. Winengan, MSI selaku ketua LPM, “dalam budaya SPMI berbasis siklus PPEPP, RTM merupakan salah satu bentuk pengendalian dari hasil evaluasi pelaksanaan standar yg belum memenuhi standar. Lebih lanjut Prof. Winengan menandaskan bahwa RTM yang merupakan siklus PPEPP tersebut sesungguhnya forum evaluasi tertinggi di Perguruan Tinggi seperti UIN Mataram yang hasilnya perlu di-follow up bersama. Tentu dalam hal ini komitmen bersama menjadi kata kuncinya. Ini semua merupkan siklus penjaminan mutu yang sesungguhnya.

Kegiatan yang diadakan di Gedung Research Center UIN Mataram ini dihadiri oleh Jajaran pimpinan UIN Mataram, baik di tingkat rektorat hingga tingkat fakultas, kabag, ketua/kepala unit, analis/arsiparis, serta perwakilan stakeholders yang menjadi mitra kerjasama UIN Mataram.

UIN Mataram setiap tahun melaksanakan kegiatan RTM. Disadari pelaksanaan kegiatan ini wajib dilakukan tiap tahun sebagaimana diamanatkan di dalam UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, bahwa perguruan tinggi wajib mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan dan menjamin pemenuhan atau pelampauan Standard Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT).

Lebih lanjut Prof. Winengan juga menegaskan bahwa pada tahun 2024, UIN Mataram menghadapi Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dan Akreditasi Program Studi (APS). Ketentuan menjelaskan bahwa agar APT bisa unggul, maka minimal 10 dari 35 Prodi yang ada di UIN Mataram itu harus unggul. “Di antara hal strategis lain yang harus dilaksanakan bahwa setiap siklus SPMI itu harus ada indikator peningkatannya dari tahun ke tahun. Di situlah pentingnya diselenggarakan RTM ini”, imbuhnya. Intinya bahwa “RTM ini tidak semata-mata mengekspos hasil AMI dan survey-survey yang telah dilaksanakan, tapi paling tidak ada dua ruhnya secara simultan yang tidak boleh dipisahkan, yakni (1) diskusi intensif semua unsur manajemen kampus, dan (2) solusi bersama terhadap ragam temuan atau problem substantif yang dihadapi bersama”, pungkasnya.

Dalam kegiatan RTM tahun 2023 ini, pasca pembukaan, materi diawali dengan expose hasil Audit Mutu Internal (AMI) serta expose hasil survey yang meliputi survey kepemimpinan, layanan akademik, pengguna alumni, pengabdian kepada masyarakat, mitra kerjasama, kinerja dosen, sarpras, dan layanan penelitian. Masing-masing secara bergantian disampaikan oleh Sekretaris LPM (Prof. Dr. H. Abdul Fattah, M.Fil.I.), Kapus Audit dan Pengendalian Mutu (Alwan Mahsul, M.Pd.), Kapus Pengembangan Standard Mutu (Dr. Yusuf, M.Pd.), dan Kapus Pendampingan dan Pengembangan Mutu Mahasiswa (Dr. Agus, MSI). Dan pada sessi umpan balik hasil survey, muncul berbagai saran, opini, dan solusi dari para peserta RTM, agar cita-cita bersama mengikhtiarkan UIN Mataram sebagai APT unggul, dapat terwujud dalam waktu tidak terlalu lama. Dari keseluruhan feetback tersebut, disepakati bersama bahwa tinjauan manajemen tidak boleh tuntas hanya dengan komitmen an sich, tetapi perlu ada kerjasama manajemen setiap anggota secara komprehensif, sehingga tujuan UIN Mataram sebagai APT unggul segera terwujud. Semoga!

Follow Us
Facebook : LPM UIN Mataram
Instagram : @LPM_UINMATARAM
Website : lpm.uinmataram.ac.id

#UniversitasIslamNegeriMataram #UINMataram #LPMUINMataram #LembagaPenjaminanMutu