081-000-111-2 lpm@uinmataram.ac.id

Mataram (2/08/2024). Universitas Islam Negeri Mataram (UIN Mataram) terus menggenjot akreditasi Program Studi yang ada dilingkungannya. Program Studi S1 Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama merupakan salah satu Prodi yang kedatangan tim Asesor BAN-PT untuk pelaksanaan Asismen Lapangan.

Kegiatan asismen lapangan atau AL ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 1 hingga 3 Agustus 2024. Kegiatan ini dlaksanakan di Ruang Sidang UPT Perpustakaan Lantai 2. Tim Asesor BN-PT yang hadir adalah Dr. Setia Gumilar, M.Si dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai Asesor satu dan Prof. Dr. Nor Hasan, M.Ag dari IAIN Madura sebagai Asesor dua.

Kegiatan AL dihadiri langsung oleh Rektor UIN Mataram Prof. Dr. Masnun, M.Ag, Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Adi Fadli, M.Ag, Ketua Senat UIN Mataram Prof. Dr. M. S. Udin, M.Ag, sejumlah Dekan dan Direktur Pascasarjana, jajaran Wakil Dekan FUSA, Ketua dan Sekretaris Prodi, serta dosen, mahasiswa, alumni dan perwakilan pengguna alumni.

Kegiatan AL ini didampingi langsung oleh Tim LPM yang terdiri dari Ketua LPM Prof. Dr. Winengan, M.Si, Kapus Pengembangan Standar Mutu Dr. M. Yusuf, M.Pd, serta Kapus Pendampingan dan Pengembangan Mutu Mahasiswa Dr. Agus, M.Si. Ketua LPM menjelaskan tentang pelaksanaan sistem penjaminan mutu dan budaya mutu yang berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh Prodi, tidak terkecuali pada Prodi Sosiologi Agama.

Kegiatan AL Prodi Sosiologi Agama berjalan lancar dalam suasana akrab, komunikatif dan humanis. Beberapa fokus yang didalami oleh Asesor BAN-PT antara lain jumlah penelitian di tingkat Prodi dan rasionya dengan jumlah dosen tetap program studi atau DTPS, bukti-bukti praktik layanan mahasiswa termasuk informasi publik layanan beasiswa. Kondisi SDM baik dosen Guru Besar, Lektor Kepala, dan Doktor turut menjadi perhatian Asesor. Bentuk-bentuk pengembangan kompetensi dosen, seperti pelatihan RPS, PKDP, seminar, Workshop ikut disoroti. demikian halnya dengan laboran Prodi yang punya sertifikasi. Pada aspek kurikulum, Tim Asosor menyoroti terkait workshop kurikulum apakah melibatkan pemangku kepentingan eksternal atau tidak, siapa saja yang dilibatkan serta bukti-bukti riilnya.

Sedangkan pada sesi wawancara DTPS Tim Asesor berfokus pada latar belakang didirikannya Prodi Sosiologi Agama, apakah Prodi memiliki urgensi dengan permasalahan NTB, visi dan misi Prodi, problem riset dan kesejahteraan dosen, apakah dosen melibatkan mahasiswa dalam penelitian, apakah mahasiswa melakukan evaluasi terhadap dosen, apakah LPM memberikan hasil survei kepada dosen, dan apakah ada tindaklanjut dari evaluasi dosen.

Seluruh pertanyaan dari Tim Asesor bisa dijawab oleh Dekanat, Prodi, tim borang, dosen, mahasiswa maupun pemangku kepentingan. Melihat proses yang berjalan lancar, Ketua LPM UIN Mataram Prof. Dr. Winengan, M.Si yakin dan optimis Prodi Sosiologi Agama akan mendapatkan nilai yang terbaik. Harapan dan doa kita tentu saja unggul, namun tentu saja semua merupakan otoritas BAN-PT, kita hanya bisa berihtiar, imbuhnya.****