Kegiatan sosialisasi dan pelatihan aplikasi SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) OBE (Outcome Based Education) dan LBKD (Laporan Beban Kerja Dosen) terintegrasi SISTER (Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi) adalah rangkaian kegiatan pendidikan dan pendampingan teknis yang ditujukan bagi Kaprodi, Sekprodi, Dosen, Operator yang berada di UIN Mataram untuk mengintegrasikan kurikulum berbasis capaian pembelajaran dengan sistem pelaporan kinerja dosen.
Melalui kegiatan ini, peserta diajarkan cara menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE dan mempraktikkan cara pengisian dokumen kinerja berbasis aplikasi SISTER.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan aplikasi Siakad OBE dan LBKD terintegrasi SISTER diselenggaran di Gedung Auditurium UIN Mataram. Pelaksanaan kegiatan tersebut dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama dilaksanakan pelatihan aplikasi siakad OBE, dan sesi kedua, sosialisasi LBKD berbasis SISTER.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan aplikasi SIAKAD OBE dan LBKD terintegrasi SISTER dihadiri oleh semua unsur pimpinan di UIN Mataram, seperti Rektor, Wakil Rektor, Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, Kaprodi dan Sekprodi dan Gugus Penjamin Mutu.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan aplikasi SIAKAD OBE dan LBKD terintegrasi SISTER dibuka oleh Rektor UIN Mataram.
Wakil Rektor 1 bidang akademik dan kemahasiswaan Prof. Dr. H. Adi Padli, M. Ag mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan pelatihan aplikasi SIAKAD OBE dan LBKD terintegrasi SISTER ini sangat penting, karena itu semua unsur pimpinan harus hadir agar materi pelatihan bisa disampaikan kepada dosen-dosen yang belum paham atau berhalangan hadir.
Ketua LPM UIN Mataram Prof. Dr. H. Fahrurrozi, MA dalam sambutannya mengatakan bahwa hari ini UIN Mataram menerapkan system yang baru untuk mewujudkan rekognisi internasional. Aplikasi SIAKAD OBE dan LBKD terintegrasi SISTER ini adalah aplikasi baru yang akan memudahkan semua dosen unsur pimpinan di UIN Mataram. Hal ini akan mempermudah semua kalangan dalam melaksanakan berbagai kegiatan, baik unruk kebutuhan personal dosen (LBKD, SISTER, hingga akreditasi). Aplikasi akan menjadikan semua proses pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat terpantau oleh semua civitas akademika.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan aplikasi SIAKAD OBE dan LBKD terintegrasi SISTER dibuka oleh Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M. Ag. Pada awal kegitan tersebut, Rektor menyapa semua pejabat dan civitas aademika UIN Mataram. Dalam sambutannya Rektor menyampaikan beahwa UIN Mataram mualai smester ini menerapkan aplikasi SIAKAD OBE dan LBKD terintegrasi SISTER untuk pelaporan Tridharma Perguruan Tinggi (Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) untuk mewujudkan Big Data UIN Mataram yang lebih tertata rapi dan terintegrasi SISTER. Rektor menyampaikan bahwa aplikasi SIAKAD OBE dan LBKD terintegrasi SISTER akan mempermudah berbagai urusan dosen, salahsatunya adalah untuk kenaikan pangkat. Meski dii awal rencana implementasi kebijakan aplikasi SIAKAD OBE dan LBKD terintegrasi SISTER sempat mendapatkan beberapa keberatan dari para dosen karena dianggap merepotkan bagi dosen.
Rektor mengingatkan kepada semua unsur pimpinan yang hadir agar jika terdapat dosen yang tidak paham tentang aplikasi tersebut, mohon dibantu, didampingi agar semua memiliki kemampuan dalam memanfaatkan aplikasi tersebut.
Rektor mengatakan aplikasi SIAKAD OBE dan LBKD terintegrasi SISTER OBE ini penting dipersiapkan sebelum nanti tanggal 9 Febuari perkuliahan dimulai.
Setelah sesi pembukaan, narasumber Anggit Dwi Hartanto, M. Kom (Universitas AMIKOM Yogyakarta) menyampaikan materinya. Narasumber mengawali materinya dengan pertanyaan “mengapa perlu OBE?” (tuntutan abad21 adalah creative thinking.
Menurut narasumber, transformasi metode pembelajaran konvensional menuju pembelajaran berbasis AI tidak bisa dihindari, apalagi melarang mahasiswa untuk memanfaatkan AI di Kampus untuk pembuatan tugas kuliah, sedangkan mahasiswa di luar kampus tidak bisa dipisahkan dari penggunaan AI, oleh karena itu semua ini perlu pahami sebagai sebuah peluang bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi.
Selama ini profil kompetensi lulusan tercermin pada Ijazah dan transkrip nilai, meski sesungguhnya dokumen formal tersebut hanya berisi informasi tentang pernal kuliah dan belajar matakuliah yang ada pada transkrip nilai). Pertanyaanya bagaimana dengan SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah)? SKPI adalah gambaran kompetensi mahasiswa berdasarkan CPL.
Narasumber mengatakan bahwa seringkali terdapat kesalahpahaman terhadap profil lulusan yang cenderung dipahami sekaligus menjadi profesi lulusan. Prodi hanya mampu mengawal lulusan hingga lulus pada matakuliah yang telah diprogramkan berdasarkan indicator kompetensi yang telah ditetapkan, sedangkan untuk profesi lulusan tidak bisa ditetapkan oleh Prodi, karena profesi menjadi kewenangan penuh lulusan / alumni.
Sesi kedua, sosialisasi LBKD berbasis sister:
Narasumber kegiatan ini berasal dari kepegawaian UIN Mataram yang diwakili oleh Pak Hambali dan Suryadi. Pemateri kegiatan ini menyampaikan tentang bagaimana membuat akun SISTER serta bagaimana tata cara pengisian data pribadi pada aplikasi SISTER. Data-data yang telah terekam pada aplikasi SISTER akan menjadi basis penetapan karir dosen apakah eligible atau tidak untuk naik pangkat. Karena itu bagi para dosen diharapkan aktif menginput data-data terkait pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.